Tak Berkategori

Bimbingan Teknis Penyusunan Profil Desa Tahun 2019 Kabupaten Pemalang

Pemalang (30/10) Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinpermasdes) Kabupaten Pemalang mengadakan Bimbingan Teknis Penyusunan Profil Desa/ Kelurahan Tahun 2019 tingkat Kabupaten Pemalang. Bintek tersebut dilaksanakan bertahap dari hari Senin tanggal 28 Oktober 2019 kemarin. Desa Saradan mengikuti Bimbingan Teknis penyusunan Profil Desa/ Kelurahan Pada hari Rabu tanggal 30 Oktober 2019. Desa Saradan berbarengan dengan beberapa desa dari empat kecamatan yang mengikuti bintek tersebut. Empat kecamatan tersebut adalah kecamatan Ampelgading, kecamatan Petarukan, kecamatan Taman dan Kecamatan Pemalang.

Acara Bimbingan Teknis penyusunan profil desa tahun 2019 bertempat di Aula Berdaya bersama Dinpermasdes Kabupaten Pemalang. Dilaksanakan dari pukul 08.00 WIB sampai dengan 12.00 WIB.

Bimbingan teknis penyusunan profil desa bertujuan untuk  manggali data disetiap desa/kelurahan diseluruh Indonesia secara online. Adapun Manfaat Data Profil Desa dan Kelurahan bukan saja berguna bagi pemerintah desa, tetapi juga bagi institusi Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat. Bahkan BUMN, BUMD dan perusahaan atau lembaga swasta lainnya memiliki kepentingan dan mungkin akan memanfaatkan data profil desa. Salah satunya ketika akan memberikan bantuan melalui program CSR.

Data Profil Desa meliputi dan mencakup Data Dasar Keluarga (DKK), Data Potensi Desa/Kelurahan dan Data Perkembangan Desa/Kelurahan. Disajikannya laporannya dalam bentuk buku Profil Desa Kelurahan maupun secara online melalui aplikasi Prodeskel.

Manfaat Data Profil Desa

Data Dasar Keluarga/DKK, potensi desa/Kelurahan dan data perkembangan desa sebagai data dasar bersama pelaku pembangunan desa/ kelurahan berguna untuk mendukung:

  1. Perencanaan;
  2. Pengorganisasia;
  3. Pelaksanaan;
  4. Pengendalian;
  5. Evaluasi;
  6. Pelestarian kegiatan;
  7. Program dan kegiatan penanggulangan kemiskinan;
  8. Pemberdayaan masyarakat;
  9. Pelayanan publik;
  10. Pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan dan lembaga kemasyarakatan;
  11. Penataan wilayah administrasi pemerintahan.

Profil desa sebagaimana pasal 42 permendagri nomor 12 Tahun 2007 dimanfaatkan untuk :

  1. Mengetahui karakteristikpotensi desa/kelurahan;
  2. Mengukur kecepatan perkembangan desa/kelurahan;
  3. Mengukur status kemajuan dan kategori tingkat perkembangan desa/kelurahan;
  4. Menjadi input strategis dalam musyawarah pembangunan partisipatif;
  5. Menjadi pedoman dalam menentukan arah pengembangan desa/kelurahan;
  6. Koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan simplikasi kebijakan program masuk desa/ kelurahan;
  7. Menjadi alat deteksi permasalahan yang menghambat laju perkembangan masyarakat;
  8. Penataan administrasi pemerintah desa/kelurahan;
  9. Membantu menentukan dengan cepat tepat lokasi sasaran dan keluarga penerima berbagai program penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat.

Setelah memperhatikan begitu besar kegunaan dan manfaat dari profil dan data perkembangan desa, maka harus ditanamkan kesadaran untuk mengerjakannya. Profil dan perkembangan desa harus diupdate setiap tahun.

Berat terasa pada awal mengerjakannya. Namun jika dikerjakan terus menerus pekerjaan mengisi profil yang awalnya menumpuk dan membuat sesak pasti bisa diselesaikan.

Jangan lupa update terus profil desa online melalui aplikasi Prodeskel. Kerjakan setiap ada perubahan sekecil apapun. Profil Desa/Kelurahan yang selalu update akan menggambarkan kondisi objektif desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *